Tuesday, September 30, 2014

Conversa Portuguesa

If you wanna read some conversation in portuguese, i learning today. Small conversation about planning a trip. As i lived in Brazil now and i sould learn their language, or otherwise i became an alien here, hehehehe
here they are. Very nice dialog,

Present Continuous Tenses

E voce aprende Ingles? Confuso com tempo?
Are you learning English Language and confused with the tenses? this small diagram will show you about present continuous tenses. By the way, i'm not so good in english too and i'm still study this kind of tenses till now, hehehehe so lets study together. If you are a native of better than me and wanna correct this sentence so please, i would like to know.
I living in Brazil now, and i study portugues language... so, i think there is so many language at my brain now, and they just try to come out together, sometime i was think about to use english but the brain response and took portugues in my tongue. Very funny, since i'm not native that both.

Rahasia Bakwan Renyah Empuk dan Gurih

Baru-baru ini saya sering membuat bakwan sendiri. Selain karena rindu kampung halaman, tak seperti Indonesia yang apa-apa bisa didapat dengan mudah dan murah membuat kita nggak usah berpikir untuk memasak sendiri. Hehehe, disini kalau mau bakwan cuma bisa lihat gambar di internet saat browsing karena nggak ada satupun yang jual. Akhirnya mulailah saya bergerilya membuat sendiri, merasa bagaimana ukuran tepung dsb membuat bentuk dan tekstur tak menarik, keras, kurang garam, dan seringnya kalau sudah dingin menjadi tak renyah dan tak se-empuk kala baru di angkat dari penggorengan.

Monday, September 29, 2014

Joke Day

I was on fb's chat when my friend sent me some humor wich i think were funny and made smile. Here are some of them....
Boy : Can i have a hug ?
Girl : No !
Boy : Did you hear what i say ?
Girl : Yes
Boy : What did i say?
Girl : Can i have a hug?
Boy : Yes yes you can
***

Nikah Beda Negara: Ice Cream

Kota ini didirikan di atas gunung, jadi tak heran dengan jalan naik turun karena relief tanahnya memang tak rata (kecuali dipeta). Kemarin, sebelum pergi ke rumah bu mertua Mas gede ngajak aku ke drogaria (apotek) buat beli obat bulanannya. Eh,, ternyata disono nggak ada, di beritahu apotek lain yang dengan semangat diburu beliau, padahal letaknya jauh dari halte bus jurusan rumah Bu mertua. Sambil ngomel karena menjauhi halte bus wahhh jalannya naek gunung pula.
Merasa kesal saya berzikir minta es krim, Mas  gede cuma tertawa-tawa sambil narik tanganku yang males naik gunung (ini jalan curam buangget). Begitu beli obatnya selesai, pas di depan apotek yang satu ini ada mesin es krim yang menggoda banget.

Saturday, September 27, 2014

Resep Tradisional Brasil: Mocotó

Tadi malam diskusi-diskusi sama suami, sudah dekat idul adha. Ingat kalau di Indonesia sebagai pelajar ngekos pasti saya dapat daging kurban, insyaAllah dan mempersiapkan rencana untuk memasaknya. Heheheh, setahun sekali kan nggak papa ya. Kalau saya suka sop daging ataupun sop tulang, pokoknya saya adalah kuah´s lover deh. Mau soto, sop, rawon, bakso, pokoknya kuahnya duluan yang habis. Nah, disini sangat susah cari tulang sapi... beberapa waktu lalu waktu beli daging ´dan tulang´ versi saya, sang penjual yang dengan manis sudah memperlihatkan iga lengkap dengan tulangnya sampai saya melihatnya sudah menetes-netes ini liur (terbayang mau buat sop tulang iga), begitu sampai rumah, tatatata cuma daging. Tulangnya amblas. Nah loo, ternyata disini jarang sekali tulang ikut dijual.

Tentang Taman Kota, Polisi, Homo, Lesbi dan Adik Saya

Saat menulis ini, jantung saya masih kembang kempis, berdetak tak enak, tak teratur, kadang cepat sekali, setelah tarik nafas pelan-pelan, cepat lagi. Jadi, maaf kalau ada kata yang tak berkenan nantinya.
Ini dimulai seminggu yang lalu. Sang oknum, adek saya pergi ke pantai. Biasa, weekend. Mungkin ingin mencari suasanana baru karena kami tinggal di pegunungan, jadi minggu lalu waktu saya berkunjung ke rumah ibu kami tak bertemu. Selesai.

Resep Ampal Jagung (Bolinho de Milho)

resep ampal jagung enak, homemade
Ampal Jagung
Aku pernah membuat ampal jagung yang enak banget, hanya tiga gorengan dan suamiku doyan banget makannya. Tentu saja ini jadi nilai tambah, jarang-jarang suamiku makan gorengan yang kubuat dengan porsi seperti kemarin. Meskipun kini beliau juga sudah mulai menyukai bakwan dan masakan bersantan atau kuah. Percobaan membuat ampal jagung kali ini karena kebetulan sekali waktu main ke toko sayur ada jagung yang baru datang, segar-segar dan harganya sedang miring, 55 cent/1 jagung. Saya cuma beli dua, berharap bisa membuat ampal jagung enak dan ngomong-ngomong sedikit mengobati rindu makanan lokal. Langsung saja deh ke TKP.

Friday, September 26, 2014

Jalan-jalan Ke Pusat Kota: Praça Municipal dan Pasar Minggu

Wah mau nangis, artikel siap uploadku langsung hilang di wall kompasiana(lupa ketekan apa di keyboard) eh malah curhat. Untuk lebih hati-hati, saya ulangi di ms. word dulu.
Seperti di gambar profilku, ya si sandal biru itu. Ku bawa jauh-jauh dari Indonesia, i looooove it so much sampai-sampai perjalanan menyebrangi dua samudra dan tiga benua tak mau berganti ke sepatu yang lebih comfortable, jar. Membuat suami saya geleng-geleng kepala banyak banget karena saya tak rela jauh-jauh dari Si Biru. Saking seringnya saya pakai itu sendal, teman-teman juga ikut berpikir saya adalah sandal´s lover, mereka bela-belain beri saya hadiah sandal sebagai kado pernikahan (heheh), ada yang warna Pink dan belang-belang. Jalan-jalan kali ini ditemani Si Belang.

Nikah Beda Negara: Misunderstanding

Baru tadi malam kejadiaannya, suamiku pulang kerja sambil manyun setelah tahu saya belum masak buat makan malam. Padahal beliau pulang kerja kan masih jam lima sore. “Aku sibuk bersih-bersih sama natain bajumu looo”, kataku memberi alasan. Beliau ngangguk-ngangguk setuju.
“Memang bersih banget, makasih ya” Ucap beliau. “Tapi kamu juga nyungsep seharian di komputermu kan?, udah nulis berapa artikel emang?” (hihihihi, ketahuan-parahnya kemarin itu cuma membaca tok)